Halaman Arsip 2

04
Okt
09

hari ini…

hy di…apa kabar..mudah2an selalu sehat…

di….saya kangen banget menghadirkan wujud alm mama di sini..tapi ga bisa lagi..gmana ya…pengenlah cari pengganti mama yg 100 persen mirip mama…tpi ga akan pernah ada didunia ini ya ….

sekarang lagi dengerin lagu goodbye nya bonjovi… ini lagu lama…lagu kenangan…dengerin lagu ni ga pernah bosan…

o..ya angin kencang banget disini..tapi seperti nya hujan enggan mo turun..abis dilangit aja dah hitam…tapi hujan lum turun2…mungkin kasian ada orang pesta…jadi diselesaikan dulu kali pestanya baru ujan…

di….apa kabar papa disana ya?? kenapa mata itu sering terlihat sedih daripada bahagia?? apa benar firasatku selama ini ya?? ga tau lah di…aku cuma bisa berdoa semoga semua orang yg aku sayangi selalu dilindungi Allah swt..amin..dan semoga alm mama diberikan tempat terbaik disisimu Rabb…aminn…

02
Okt
09

Lihat Orang Tua Berjubah Hitam, Fajri Nekat Lompat dari Lantai 2


Bimbel GAMA (Foto: Hany/dtc)

Padang – Muhammad Fajri (11) mempunyai pengalaman gaib waktu gempa 7,6 SR mengguncang kota kelahirannya, Padang, Rabu 30 September lalu. Saat gempa itu hebat terjadi, bocah gemuk ini nekat lompat dari lantai 2 gedung GAMA, bimbingan belajar tempat ia sedang belajar.

Fajri mengungkapkan ia nekat terjun bebas karena ‘ditolong’ oleh orang tua berjubah hitam.

“Dia mengajak saya loncat, akhirnya saya ikutin dia karena percaya,” kata Fajri saat melapor ke pihak GAMA, Jumat (2/10/2009).

“Alhamdulillah saya nggak apa-apa,” katanya bersyukur.

Cerita Fajri itu menarik perhatian sejumlah warga di sekitar lokasi pendataan korban oleh pihak GAMA di Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Padang. Lokasi pendataan berada di sebuah gedung di seberang gedung bimbingan belajar GAMA.

“Alhamdulillah ini mujizat dari Allah, masih yang ada selamat,” kata Eti (50), salah satu warga yang berkerumun mengelilingi Fajri.

Menurut pendataan terakhir yang dilakukan pihak GAMA, sebanyak 36 orang tertimbun di bangunan tersebut, 21 di antaranya meninggal dan 15 selamat. Namun diperkirakan ada beberapa korban masih tertimbun karena terdapat beberapa orang tua yang menunggu kejelasan nasib anaknya.

Hingga pukul 17.30 WIB, proses evakuasi di reruntuhan gedung GAMA dihentikan sementara. 2 Buldozer yang sebelumnya menggaruk puing-puing dialihkan ke kantor notaris milik Desrizal, sekitar 20 meter dari gedung GAMA. Diduga 3 orang masih tertimbun di reruntuhan kantor natoris itu.

sumber : detik.com

09
Sep
09

saya kangen mama …Allah….

04
Sep
09

Ponsel Terbukti Picu Tumor Otak



Isu bahaya ponsel bagi otak memang pernah ramai dibicarakan, namun belum ada studi yang membuktikannya kala itu. Kini, para peneliti di Inggris dan Amerika membenarkan hal tersebut. Handphone adalah satu dari penyebab tumor otak.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam beberapa jurnal di Amerika dan Inggris tersebut, diungkapkan bahaya telepon genggam memang terbukti berbahaya untuk otak, terutama anak-anak.

Sebanyak 13 negara telah mendapatkan laporan studi tersebut. Studi yang dipelopori dan didanai oleh Telecom itu sudah berjalan selama bertahun-tahun sejak dimulainya tahun 1999. Tujuannya adalah untuk membuktikan adakah pengaruhnya antara ponsel dan tumor otak.

Dalam laporan Powerwatch and the Radiation Research Trust di Inggris dan EMR Policy Institute di Amerika itu, para peneliti mengatakan bahwa gelombang radiasi yang terpancar dari ponsel memang jadi faktor pemicu tumor otak, terutama anak-anak dan orang dewasa yang rentan terkena penyakit.

“Penelitian tentang pengaruh radiasi ponsel terhadap kesehatan manusia adalah studi terlama dan terbesar yang pernah saya jalani yang melibatkan 4 miliar partisipan,” ujar Lloyd Morgan, pimpinan studi yang juga anggota Bioelectromagnetics Society, seperti dikutip dari Huffington Post, Rabu (2/9/2009).

Lamanya studi itu dikarenakan tumor tidak tumbuh dalam waktu singkat, butuh waktu bertahun-tahun hingga seseorang terbukti memiliki tumor.

Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa telepon genggam memang faktor penyebab tumor otak. “Masyarakat dan publik harus tahu hal ini. Bahkan tidak hanya tumor otak, kanker mata, kelenjar ludah, kanker testis dan leukimia pun menjadi ancaman selanjutnya dari ponsel,” ujar Morgan.

Para ilmuwan dari berbagai universitas dan institusi kesehatan yang berkumpul dalam seminar “Cellphones and Brain Tumors: 15 Reasons for Concern” pun akhirnya setuju bahwa ponsel memang terbukti memicu tumor otak dan sebaiknya seseorang mengurangi intensitas yang berhubungan dengan ponsel, tidak berlama-lama menelepon dan menjauhkannya ketika sedang tidur.

Namun saat ini, di zaman serba teknologi dan cepat ini, ponsel sudah menjadi barang wajib yang harus dimiliki setiap orang, bahkan anak-anak sekalipun. Mungkinkah menjauhkan ponsel dari kehidupan sehari-hari?

04
Sep
09

Cinta seorang ibu

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya
Suaminya sudah lama meninggal karena sakit
Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya.
Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi

Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, Namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi

Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”

Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya

Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap
Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung
pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari
di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi

Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”

Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan
Tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman

Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya

Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba

Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang

Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada
Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu mengalir darah Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat

Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah

Tahukah anda apa yang terjadi?

Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah
dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi,
dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng

Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata
Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan
Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya

Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu utk anaknya Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya.

Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu
karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini

Sesuatu untuk dijadikan renungan utk kita..

Agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang t ida k bisa dinilai dengan apapun

There is a story living in us that speaks of our place in the world

It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves

Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati
Ambillah waktu untuk memberi, itu membuat hidup terasa berarti
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan

Gunakan waktu sebaik mungkin, karena waktu tidak akan bisa diputar kembali

kaskus.us

04
Sep
09

(TRUE STORY!!!!)jangan benci aku mama

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan.

Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan & membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya.

Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja.

Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang.

Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak.

Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya.

Sambil tersenyum ia berkata,
“Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!”

Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya,
“Tunggu…, sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?”

“Nama saya Elic, Tante.”

“Eric? Eric… Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?”

Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar di kepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu. Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati…, mati…, mati… Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric…

Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.” tetapi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak. ..

Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tempati beberapa tahun lamanya dan Eric.. Eric…

Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali… Tidak terlihat sesuatu apa pun!

Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.

Namun saya tidak menemukan siapa pun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama… Mata saya mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya. .. Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu… Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.

Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau ke sini?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”

Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, Mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan & mengajaknya tinggal bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”

Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!

Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana … Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya disana. Nyonya, dosa Anda tidak terampuni!”

Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi.

(Kisah nyata di Irlandia Utara).

24
Agu
09

Sebelum Meninggal Dia Mengatakan “Aku Mencium Bau Surga!”

Dalam sebuah hadits yang terdapat dalam ash-Shahihain dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda,
“Ada tujuh golongan orang yang akan mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya…di antaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah.”

Dalam sebuah hadits shahih dari Anas bin an-Nadhr RA, ketika perang Uhud ia berkata, “Wah…angin surga, sungguh aku telah mecium bau surga yang berasal dari balik gunung Uhud.”

Seorang Doktor bercerita kepadaku, “Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal -semoga Allah merahmatinya-. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya?

Pemuda ini terkena peluru nyasar, dengan segera kedua orang tuanya -semoga Allah membalas kebaikan mereka- melarikannya ke rumah sakit militer di Riyadh. Di tengah perjalanan, pemuda itu menoleh kepada ibu bapaknya dan sempat berbicara. Tetapi apa yang ia katakan? Apakah ia menjerit dan mengerang sakit? Atau menyuruh agar segera sampai ke rumah sakit? Ataukah ia marah dan jengkel? Atau apa?

Orang tuanya mengisahkan bahwa anaknya tersebut mengatakan kepada mereka, ‘Jangan khawatir! Saya akan meninggal… tenanglah… sesungguhnya aku mencium bau surga.!’ Tidak hanya sampai di sini saja, bahkan ia mengulang-ulang kalimat tersebut di hadapan pada dokter yang sedang merawat. Meskipun mereka berusaha berulang-ulang untuk menyelamatkannya, ia berkata kepada mereka, ‘Wahai saudara-saudara, aku akan mati, jangan kalian menyusahkan diri sendiri… karena sekarang aku mencium bau surga.’

Kemudian ia meminta kedua orang tuanya agar mendekat lalu mencium keduanya dan meminta maaf atas segala kesalahannya. Kemudian ia mengucapkan salam kepada saudara-saudaranya dan mengucapkan dua kalimat syahadat, ‘Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah. ‘ Ruhnya melayang kepada Sang Pencipta SWT.

Allahu Akbar… apa yang harus kukatakan dan apa yang harus aku komentari… semua kalimat tidak mampu terucap… dan pena telah kering di tangan… aku tidak kuasa kecuali hanya mengulang dan mengingat Firman Allah SWT,
‘Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.’ (Ibrahim: 27).

Tidak ada yang perlu dikomentari lagi.”
Ia melanjutkan kisahnya,
“Mereka membawanya untuk dimandikan. Maka ia dimandikan oleh saudara Dhiya’ di tempat memandikan mayat yang ada di rumah sakit tersebut. Petugas itu melihat beberapa keanehan yang terakhir. Sebagaimana yang telah ia ceritakan sesudah shalat Maghrib pada hari yang sama.

I. Ia melihat dahinya berkeringat. Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya seorang mukmin meninggal dengan dahi berkeringat.” Ini merupakan tanda-tanda Husnul Khatimah.

II. Ia katakan tangan jenazahnya lunak demikian juga pada persendiannya seakan-akan dia belum mati. Masih mempunyai panas badan yang belum pernah ia jumpai sebelumnya semenjak ia bertugas memandikan mayat. Padahal tubuh orang yang sudah meninggal itu dingin, kering dan kaku.

III. Telapak tangan kanannya seperti seorang yang membaca tasyahud yang mengacungkan jari telunjuknya mengisyaratkan ketauhidan dan persaksiaannya, sementara jari-jari yang lain ia genggam.

Subhanallah… sungguh indah kematian seperti ini. Kita bermohon semoga Allah menganugrahkan kita Husnul Khatimah.

Saudara-saudara tercinta… kisah belum selesai…
Saudara Dhiya’ bertanya kepada salah seorang pamannya, apa yang ia lakukan semasa hidupnya? Tahukah anda apa jawabannya?

Apakah anda kira ia menghabiskan malamnya dengan berjalan-jalan di jalan raya? Atau duduk di depan televisi untuk menyaksikan hal-hal yang ter-larang? Atau ia tidur pulas hingga terluput mengerjakan shalat? Atau sedang meneguk khamr, narkoba dan rokok? Menurut anda apa yang telah ia kerjakan? Mengapa ia dapatkan Husnul Khatimah yang aku yakin bahwa saudara pembaca pun mengidam-idamkannya; meninggal dengan mencium bau surga.

Ayahnya berkata,
‘Ia selalu bangun dan melaksanakan shalat malam sesanggupnya. Ia juga membangunkan keluarga dan seisi rumah agar dapat melaksanakan shalat Shubuh berjamaah. Ia gemar menghafal al-Qur’an dan termasuk salah seorang siswa yang berprestasi di SMU’.”

Aku katakan, “Maha benar Allah yang berfirman,
‘Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, ‘Rabb kami ialah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu” Kamilah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang.’ (Fushshilat: 30-32).”

(www.suaramedia.com)

24
Agu
09

rencana kunjungan Obama pada akhir 2009,Polri siap antisipasi serangan teroris


Kelompok teroris diduga akan menggunakan sniper untuk menyerang Presiden AS, Obama. (SuaraMedia News)Kelompok teroris diduga akan menggunakan sniper untuk menyerang Presiden AS, Obama.

- Jaringan teroris di Indonesia diduga berencana melakukan serangan kepada Presiden Amerika Serikat, barack Obama yang rencananya akan berkunjung ke Indonesia November mendatang.

Juru Bicara Polri, Inspektur Jenderal Nanan Soekarna tak membenarkan informasi tersebut.

“Kalau ada pengamat yang mengatakan seperti itu, silakan saja tanya kepada yang bersangkutan. Tapi meski demikian, itu juga menjadi bagian dari informasi yang dikembangkan tim di lapangan,” kata dia di Markas Besar Kepolisian, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Jumat 21 Agustus 2009.

Ditanya soal dugaan teroris akan menggunakan sniper untuk menembak Obama, Nanan juga mengaku tak tahu. “Tanya saja pengamat, tapi itu jadi masukan bahwa itu perlu diantisipasi kepolisian,” tambah dia.

Sebelumnya, Pengamat intelijen, Dynno Chressbon mengatakan indikasi rencana penembakan atas Obama tersebut terkait dua buron teroris Ario Sudarsono dan Mohamad Syahrir, yang diduga telah dilatih khusus untuk menyerang Obama.

“Mereka berencana menyerang konvoi Obama di sekitar bandara, menggunakan MK-III (senjata),” kata Dynno seperti dimuat laman Times Online.

MK-III adalah senjata buatan Rusia dan biasa digunakan kelompok Taliban di Afganistan dan di wilayah konflik di Filipina Selatan.

Dua sniper tersebut diduga telah mendapatkan pelatihan di sebuah lokasi di Filipina Selatan.

Sementara itu, Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) RI Teuku Faizasyah mengatakan bahwa belum ada pembatalan rencana kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia.

“Sejauh ini kita tidak mendengar ada berita pembatalan, belum ada perubahan sikap, kunjungan masih on,” kata Faiza di Ruang Palapa, Gedung Deplu, Jakarta, Jumat, terkait rencana kunjungan Obama pada akhir 2009.

Menurut dia, bahkan setelah peristiwa ledakan dua buah bom di dua hotel berbintang di Jakarta Juli lalu, belum ada informasi perubahan sikap dari pihak Gedung Putih.

Saat ditanya mengenai adanya pemberitaan media yang menyebutkan bahwa kunjungan Obama akan menjadi salah satu target serangan kelompok teroris asal Malaysia Noordin M Top, Faiza mengatakan bahwa Deplu belum dapat memastikan apakah informasi itu bersumber dari fakta atau analisa.

“Kami juga mengikuti dari media terbuka tentang skenario itu… tapi kami secara optimal menyiapkan kedatangan (setiap tamu negara) termasuk pengamanannya,” ujarnya.

Indikasi kunjungan Obama ke Indonesia terlontar dalam beberapa kesempatan sebelum kemudian dikemukakan dalam pernyataan resmi oleh pihak Gedung Putih.

Setelah mengikuti pertemuan puncak Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Singapura, November 2009, Obama direncanakan mengunjungi negara-negara di kawasan Asia. Negara-negara yang akan dikunjungi Obama diperkirakan antara lain adalah Korea Selatan, China, Jepang dan Indonesia.(vvn/ant)

sumber :suaramedia.com

24
Agu
09

Inilah ibu guru yang mengandung 12 bayi


GAFSA - Di Tunisia seorang ibu mengandung 12 bayi. Dia diperkirakan bakal memiliki enam bayi perempuan dan enam bayi laki-laki. Kehamilan perempuan berusia 30 tahun itu terjadi setelah dia mengikuti perawatan kesuburan, karena dua kali keguguran.

“Pada awalnya kami berpikir istri saya akan melahirkan bayi kembar, namun beberapa janin ditemukan kembali,” ujar Marwan, suami dari perempuan tersebut, dikutip dari The Sun, Selasa (18/8/2009).

Marwan mengklaim istrinya ingin melahirkan normal, namun para pakar kesehatan mengatakan hal itu mustahil. Selain itu, meskipun dimungkinkan mengandung 12 janin, namun kehamilan semacam itu penuh risiko. Kesempatan salah seorang bayi untuk dapat bertahan hidup adalah satu dibanding 100.
Namun perempuan yang berprofesi sebagai guru itu mengaku merasa baik-baik saja dan tak sabar ingin memeluk 12 bayinya.

“Yang ingin saya lakukan adalah memeluk bayi-bayi saya dan menunjukkan kepada mereka seluruh cinta saya,” kata ibu itu. “Ini adalah keajaiban, dan kami merasa diberkati setelah berjuang keras untuk memiliki anak.”

Sejauh ini belum jelas apakah ibu itu ditawari pilihan untuk mengakhiri hidup beberapa janin, guna meningkatkan kesempatan bertahan hidup janin yang lain dan ibunya.

Meski begitu, Pemerintah Tunisia menyatakan akan melakukan segala cara untuk merawat ibu dan bayi-bayi itu.

Jika nantinya 12 anak itu berhasil dilahirkan, maka perempuan yang tidak disebut namanya itu akan mengalahkan rekor melahirkan sembilan bayi secara normal. Rekor itu dipegang seorang perempuan di Sydney pada 1971, namun sayang kesembilan anaknya meninggal dunia.

Kehamilan perempuan Tunisia itu terjadi tujuh pekan setelah seorang ibu di California bernama Nadya Suleman melahirkan delapan bayi dengan sehat, Februari lalu. Suleman pun mendapat sebutan “Octomom”. Namun Suleman melahirkan kedelapan bayinya melalui operasi caesar.(Okz/sbl)

sumber :sabili.co.id

24
Agu
09

puasa hari ke-3

sore utk semua…baru puasa hari ketiga…baru sekarang kerasa capeknya….mungkin krn hari pertama kedua baru dimulai..jadi ga ngerasain capek…

baru selesai masak…baru ngerasain gmana capeknya alm mama dulu waktu nyediain buka puasa utk kami sekeluarga…love u mama….

mana skrg kepala sakit..mo tidur ga bisa..ga ngantuk…

hmm…si kecil dah terbang ke alam mimpi…nyenyaknya tidur…

pengen buka puasa di luaran bareng si ayah..tapi masih awal puasa..ntar aja x ya pertengahan…




Kategori

Kalender

November 2009
S S R K J S M
« Okt    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Klik tertinggi

  • Tidak ada