Arsip untuk Januari, 2009

31
Jan
09

Surat si anak


Setelah berbulan madu, seorang anak menulis surat kepada ibunya,

“Ibu…,hari ini aku kembali kerumahku, kesarang kecil kami yang dipersiapkan suamiku, setelah kami berbulan madu. Aku ingin sekali ibu ada didekatku.supaya aku bisa bercerita pada ibu tentang apa saja yang aku alami dalam kehidupanku yang baru bersama suamiku. Sungguh, dia lelaki yang baik. Dia sangat mencintaiku, adan akupun sangat mencintainya. Aku berbuat semua yang kumampu untuk membuatnya senang…

Yakinlah ibu, aku benar benar hafal semua nasihatmu dan mengamalkan pesan-pesanmu. Aku masih ingat setiap kata…,setiap huruf yang ibu katakan padaku, yang ibu bisikkan ke telingaku saat ibu mendekap dan memelukku dengan penuh kelembutan.

Sungguh, aku memandang hidup ini menurut sudut pandag ibu. Ibu benar benar contoh terbaikku. Aku tidak punya obsesi lain selain melakukan yang telah ibu lakukan pada ayahku yang baik, dan pada kami, putera-puterimu.

Sungguh, ibu telah memberi kami seluruh cinta dan kasih sayang. Ibu telah mengajarkan kepada kami arti kehidupan dan bagaimana menjalaninya. Dengan tangan ibu sendiri, ibu telah menyemai benih-benih cinta di hati kami.

Aku mendengar suara kunci diputar . Itu pasti suamiku.Sungguh, dia ingin membaca surat yang kutulis untuk ibu. Dia ingin tau apa yang kutulis untuk ibu. dia ingin menemaniku disaat saat yang membahagiakan ini. saat saat dimana aku melewatkannya bersama ibu dengan jiwa dan pikiranku…

Sungguh, dia ingin aku memberikan pena padanya dan memberinya ruang untuk menuliskan sesuatu buat ibu. Peluk cium untukmu wahai ibu, wahai ayah, juga saudara saudaraku. Sampai jumpa…

31
Jan
09

Nasihat ibu


Seorang ibu modern menasehati puterinya di antara senyuman dan tangisan. Dia mengatakan.”Puteriku, engkau akan menghadapi hidup baru… hidup yang tidak memberi ruang kepada ayah dan ibumu,atau saudara kandungmu, untuk terlibat didalamnya. Dalam hidup yang baru itu engkau akan menemani suamimu yang tidak ingin siapapun turut memilikimu, sekalipun dari darah dagingmu sendiri.

Jadilah engkau isteri sekaligus ibu bagi suamimu. Buatlah dia merasa bahwa engkau adalah segalanya baginya, dalam hidup dan dunianya.

Ingatlah selalu, bahwa lelaki siapapun dia adalah bocah yang berbadan besar. Sedikit kata-kata yang manis akan membuatnya bahagia.Jangan pernah membuatnya merasa, dengan menikahimu dia telah menghalangimu dari keluarga dan kerabatmu. Karena perasaan yang sama juga telah menghantui dirinya. Sebab, dia juga telah meninggalkan kedua orantuanya dan meninggalkan keluarga demi kamu.

Hanya saja engkau dan dia sedikit berbeda, seperti perbedaan antara pria&wanita. Wanita selalu merindukan keluarganya dan merindukan rumah yang menjadi tempat kelahirannya, tempat dimana dia tumbuh, besar dan belajar.

Akan tetapi wanita harus membiasakan dirinya dengan kehidupan yang baru itu. Wanita harus menyesuaikan hidupnya dengan lelaki yang telah menjadi suaminya, pelindungnya, dan ayah bagi anak-anaknya…itulah duniamu yang baru.

Puteriku, itulah hari-harimu yang harus engkau jalani. Itulah masa depan yang engkau hadapi. Itulah rumah tanggamu yang kalian bangun berdua dengan suamimu. Aku tidak memintamu untuk melupakan ayahmu, ibumu,dan saudara-saudaramu, karena selamanya mereka tidak akan melupakanmu,wahai sayangku!

Bagaimana mungkin seorang ibu bisa melupakan belahan jantungnya?! Namun yang kupinta darimu adalah, cintailah suamimu,sesuaikanlah dirimu dengan dirinya,dan berbahagialah hidup bersamanya.”

31
Jan
09

Tak Ada yang bisa menggantikan ALLAH

Suatu ketika, diluar waktu sholat ada seorang lelaki masuk masjid. Ternyata disana ada bocah yang baru berusia 10 tahun. Ia sedang Sholat dengan Khusyu’. Lelaki itu duduk menunggu, hingga bocah itu selesai dari sholatnya. Lelaki itu mendatanginya seraya mengucapkan salam,”Kamu anak siapa, Nak?,”tanya lelaki itu. Bocah itu langsung menundukkan kepala dan butiran air matanya meleleh dipipi. Sejurus kemudian ia mengangkat kepalanya dan menjawab,” Paman, aku anak yatim piatu; tak ada ayah, tak  ada ibu.”

Lelaki itu merasa iba padanya, dan bertanya, “Apakah kamu mau menjadi anakku?”Bocah itu balik bertanya,”Apakah paman akan memberiku makan, jika aku lapar?” “Ya,” jawab lelaki itu. ” Apakah paman akan memberiku pakaian, jika aku telanjang?,” tanya bocah itu lagi.”Ya” jawab lelaki itu.” Apakah paman akan menyembuhkanku, jika aku sakit?,”tanya bocah itu kemudian.

Lelaki itu menjawab, “Anakku, aku tidak mungkin bisa melakukan hal itu,”Bocah itu bertanya lagi,”Apakah paman akan menghidupkan ku, jika aku mati?” Lelaki itu menjawab lagi,”Aku tidak mungkin bisa melakukan hal itu”.

“Kalau begitu paman,”kata bocah itu kemudian,”Biarkanlah aku diurus oleh Allah yang menciptakan diriku. Dia-lah Yang Memberiku petunjuk;Dia-lah Yang Memberiku makan dan minum; dan Dia-lah Yang Menyembuhkanku, jika aku sakit; dan Dia-lah Yang Mengampuni kesalahanku kelak di hari Pembalasan.”

Lelaki itu kemudian diam dan pergi meninggalkannya seraya bergumam,”Aku percaya kepada Allah. Barangsiapa yang berserah diri kepada-Nya, niscaya Dia akan mencukupi kebutuhannya.”Amin

30
Jan
09

Jangan Takut Jadi Orang Aneh

“Dunia memang aneh”, Guman Pak Ustadz
“Apanya yang aneh Pak?” Tanya Penulis yang fakir ini
“Tidakkah antum perhatikan disekeliling antum, bahwa du nia menjadi terbolak-balik, tuntunan jadi tontonan, tontonan jadi tuntunan,sesuatu yang wajar dan seharusnya dipergunjingkan, sementara
perilaku menyimpang dan kurang ajar malah menjadi pemandangan biasa”
“Coba antum rasakan sendiri, nanti Maghrib, antum kemasjid, kenakan pakaian yang paling bagus yang antum miliki, pakai minyak wangi,pakai sorban, lalu antum berjalan kemari, nanti antum ceritakan apa
yang antum alami” Kata Pak Ustadz.

Tanpa banyak tanya, penulis melakukan apa yang diperintahkan Pak Ustadz, menjelang maghrib, penulis bersiap dengan mengenakan pakaian dan wewangian dan berjalan menunju masjid yang berjarak
sekitar 800m dari rumah.
Belum setengah perjalanan, penulis berpapasan dengan seorang ibu muda yang sedang jalan-jalan sore sambil menyuapi anaknya”
“A du h, tumben nih rapih banget, kayak pak ustadz, mau kemana sih?Tanya ibu muda itu.
Sekilas pertanyaan tadi biasa saja, karena memang kami saling kenal, tapi ketika dikaitkan dengan ucapan Pak Ustadz diatas,menjadi sesuatu yang lain rasanya;

“Kenapa orang yang hendak pergi kemasjid dengan pakaian rapih dan memang semestinya seperti itu ditumbenin?
Kenapa justru orang yang jalan-jalan dan ngasih makan anaknya ditengah jalan, ditengah kumandang adzan maghrib menjadi biasa-biasa saja?
Kenapa orang kemasjid dianggap aneh?

Orang yang pergi kemasjid akan terasa “aneh” ketika orang-orang lain justru tengah asik nonton sinetron.
Orang kemasjid akan terasa “aneh” ketika melalui kerumunan orang-orang yang sedang ngobrol dipinggir jalan dengan suara lantang seolah meningkahi suara panggilan adzan.
Orang kemasjid terasa “aneh” ketika orang lebih sibuk mencuci motor dan mobilnya yang kotor kehujanan.
Ketika hal itu penulis ceritakan ke Pak Ustadz, beliau hanya tersenyum, “Kamu akan banyak menjumpai “keanehan-keanehan” lain disekitarmu” , kata Pak Ustadz.
“Keanehan-keanehan” disekitar kita?

Cobalah ketika kita datang kekantor, kita lakukan shalat sunah dhuha, pasti akan nampak “aneh” ditengah orang-orang yang sibuk sarapan, baca koran dan ngobrol.
Cobalah kita shalat dhuhur atau Ashar tepat waktu, akan terasa “aneh”, karena masjid masih kosong melompong, akan terasa aneh ditengah-tengah sebuah lingkungan dan teman yang biasa shalat
diakhir waktu.
Cobalah berdzikir atau tadabur al qur’an ba’da shalat, akan terasa aneh ditengah-tengah orang yang ti du r mendengkur setelah atau sebelum shalat. Dan makin terasa aneh ketika lampu mushola/masjid harus dimatikan agar ti du rnya tidak silau dan nyaman. Orang yang mau shalat malah serasa menumpang ditempat orang tidur, bukan malah sebaliknya, yang ti du r itu justru menumpang ditempat shalat. Aneh bukan?
Cobalah hari ini shalat jum’at lebih awal, akan terasa aneh, karena masjid masih kosong, dan baru akan terisi penuh manakala khutbah kedua menjelang selesai.
Cobalah anda kirim artikel atau tulisan yang berisi nasehat, akan terasa aneh ditengah-tengah kiriman e-mail yang berisi humor,plesetan, asal nimbrung, atau sekedar gue, elu, gue, elu dan test..test, test saja.
Cobalah baca artikel atau tulisan yang berisi nasehat atau hadits,atau ayat al qur’an, pasti akan terasa aneh ditengah orang-orang yang membaca artikel-artikel lelucon, lawakan yang tak lucu, berita
hot atau lainnya. Dan masih banyak keanehan-keanehan lainnya, tapi sekali lagi jangantakut menjadi orang “aneh” selama keanehan kita sesuai dengan tuntunan syari’at dan tata nilai serta norma yang benar.

Jangan takut “ditumbenin” ketika kita pergi kemasjid, dengan pakaian rapih, karena itulah yang benar yang sesuai dengan alqur’an (AlA’raf:31)
Jangan takut dikatakan “sok alim” ketika kita lakukan shalat dhuha dikantor, wong itu yang lebih baik kok, dari sekedar ngobrol ngalor-ngi du l tak karuan.
Jangan takut dikatakan “Sok Rajin” ketika kita shalat tepat pada waktunya, karena memang shalat adalah kewajiban yang telah ditentukan waktunya terhadap orang-orang beriman.

Maka apabila kamu Telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu du du k dan di waktu berbaring.
Kemudian apabila kamu Telah merasa aman, Maka Dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (Annisaa:103)

Jangan takut untuk shalat jum’at/shalat berjama’ah berada dishafterdepan, karena perintahnya pun bersegeralah. …,Karena dishaf terdepan itu ada kemuliaan sehingga dijaman Nabi Salallahu’alaihi
wassalam para sahabat bisa bertenggkar cuma gara-gara memperebutkan berada dishaf depan.

Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui. (Al Jumu’ah:9)

Jangan takut kirim artikel berupa nasehat, hadits atau ayat-ayat al qur’an, karena itu adalah sebagian dari tanggung jawab kita untuk saling menasehati, saling menyeru dalam kebenaran, dan seruan kepada kebenaran adalah sebaik-baik perkataan;
Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata:”Sesungguhnya Aku termasuk orang-orang yang menyerah diri?”(Fusshilat:33)

Jangan takut artikel kita tidak dibaca, karena memang demikianlah Allah menciptakan ladang amal bagi kita. Kalau sekali menyerukan,sekali kirim artikel lantas semua orang mengikuti apa yang kita
serukan, habis donk ladang amal kita…
Kalau yang kirim e-mail humor saja, gue/elu saja, test-test saja
bisa kirim e-mail setiap hari, kenapa kita mesti risih dan harus berpikir ratusan atau bahkan ribuan kali untuk saling memberi nasehat, aneh nggak sih?
Jangan takut dikatain sok pinter, sok menggurui, sok tahu, lha wong itu yang disuruh kok, “sampaikan dariku walau satu ayat”( Potongan dari hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari no. 3461 dari hadits Abdullah Ibn Umar)
Jangan takut baca e-mail dari siapapun, selama e-mail itu berisi kebenaran dan bertujuan untuk kebaikan. Kita tidak harus baca e-mail dari orang-orang terkenal, e-mail dari manajer atau dari siapapun kalau isinya sekedar dan ala kadarnya saja, atau dari e-mail yang isinya asal kirim saja.

Mutiara akan tetap jadi mutiara terlepas dari siapapun pengirimnya. Pun sampah tidak akan pernah menjadi emas, meskipun berasal dari tempat yang mewah sekalipun.

Lakukan “keanehan-keanehan” yang dituntun manhaj dan syari’at yang benar.
Kenakan jilbab dengan teguh dan sempurna, meskipun itu akan seras aneh ditengah orang-orang yang berbikini dan ber-U can see.
Jangan takut mengatakan perkataan yang benar (Al Qur’an & Hadist),meskipun akan terasa aneh ditengah hingar bingarnya bacaan vulgar dan tak bermoral.
Lagian kenapa kita harus takut disebut “orang aneh” atau “manusia langka” jika memang keanehan-keanehan menurut pandangan mereka justru yang akan menyelematkan kita.
Selamat jadi orang aneh yang bersyari’at dan bermanhaj yang benar.,

NB: Silahkan menyebarkan tulisan ini, Tidak ada embel-embel apapun melainkan “DAKWAH” mengharap Ridhonya Allah-ku..

30
Jan
09

Lucu (sebuah renungan)

Lucu,..Seseorang begitu sulit dan berat serta menganggap besar mengeluarkan uang 10 ribu infak untuk masjid atau kepada fakir miskin atau di jalan Allah, namun begitu mudah dan ringan serta menganggap kecil untuk membelanjakannya di super market dan mal-mal..

Lucu,..Seseorang merasa sangat lama menghabiskan waktunya 1 jam dalam ibadah, namun merasa amat sebentar kalau untuk bermain-main..

Lucu,..Seseorang merasa sangat berat membaca 1 juz dari Al-Qur’an, namun merasa ringan kalau membaca 300 halaman novel terkenal..

Lucu,..Seseorang lebih percaya kepada berita koran, namun ia meragukan berita-berita Al-Qur’an..

Lucu,..Seseorang kehabisan kata-kata ketika berdoa, namun sangat lancar ketika ngobrol..

Lucu,..Seseorang yang membutuhkan waktu 2-3 minggu untuk menyusun kegiatan Islami, namun cukup sekejap untuk kegiatan lain..

Fa’tabiruu Yaa Ulil Abshaar.. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai wawasan..

sumber :http://www.infogue.com/viewstory/2009/01/05/lucu_sebuah_renungan_/?url=http://adapelangi.wordpress.com/2009/01/05/lucu%E2%80%A6sebuah-renungan/

26
Jan
09

gheniaku

gheniaku

26
Jan
09

tanggal merah…

selamat pagi…hari ini tanggal merah again…tapi gpp deh…itung2 liburin aktivitas.. tadi pagi lumba lumba dah berangkat lagi ke jakarta utk mulai besok bekerja lagi… sepi lagi nih rumah..balik seperti semula..ya mo diapain lagi, memang harus dijalani mau ga mau, toh masih ada si ghenia yang tetap ngeramein ni rumah.
hari ini maleees banget utk ngapa2in, maunya pengen tidur aja, mumpung cuaca mendukung, ga panas..dingin, malah tadi aja abis sholat tidur lagi..bangun2 eh udah jam 8… rencana mo kewarung ditunda kali..bentar lagi..ya sudah…selamat berlibur ria hari ini…wslm

26
Jan
09

Pernahkah kamu mencintai seperti ini???? Adakah????

Seseorang yang mencintai kamu… Sebenarnya selalu membuatmu marah /gila/jengkel / stres… Tapi ia tidak pernah tau hal bodoh apa yg sudah ia lakukan… Karna semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.
Seseorang yang mencintai kamu… Jarang memujimu, tetapi di dalam hatinya kamu adalah yg terbaik… Hanya ia yang tau…
Seseorang yang mencintai kamu… Akan marah-marah atau mengeluh jika… Kamu tidak membalas pesannya atau telpnya… Karna ia peduli dan ia tidak ingin sesuatu terjadi ke kamu…
Seseorang yang mencintai kamu… Hanya menjatuhkan airmatanya dihadapanmu… Ketika kamu mencoba untuk menghapus airmatanya… Kamu telah menyentuh hatinya… Dimana hatinya selalu berdegup / berdenyut /bergetar untuk kamu…
Seseorang yang mencintai kamu… Akan mengingat setiap kata yg kamu ucapkan… Bahkan yang tidak sengaja dan ia akan selalu… Menggunakan kata2 itu tepat waktunya…
Seseorang yang mencintai kamu… Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah… karna ia tidak mau mengingkari janjinya… Ia ingin kamu untuk mempercayainya dan ia ingin… memberikan hidup yang paling bahagia dan aman selama lamanya untukmu.
Seseorang yang mencintai kamu… Mungkin tidak bisa mengingat kejadian /kesempatan istimewa… Seperti perayaan hari ulang tahunmu… Tapi ia tau bahwa setiap detik yang ia lalui… Ia mencintai kamu, tidak peduli hari apakah hari ini…
Seseorang yang mencintai kamu… Tidak mau berkata aku mencintaimu dengan mudah… Karna segalanya yang ia lakukan untuk kamu adalah… Untuk menunjukkan bahwa ia siap mencintaimu… Tetapi hanya ia yang akan mengatakan kata I Love You pada situasi yang spesial… Karna ia tidak mau kamu salah mengerti… Dia mau kamu mengetahui bahwa ia mencintai dirimu…
Seseorang yang benar2 mencintai kamu… Akan merasa bhw sesuatu harus dikatakan sekali saja… Karna ia berpikir bahwa kamu telah mengerti dirinya… Jika berkata terlalu banyak… Ia akan merasa bahwa tidak ada yang akan membuatnya bahagia / tersenyum…
Seseorang yang mencintai kamu… Akan pergi ke airport untuk menjemput kamu… Dia tidak akan membawa seikat mawar… Dan memanggilmu sayang seperti yang kamu harapkan. Tetapi, ia akan membawakan kopermu dan menanyakan… Mengapa kamu menjadi lebih kurus dalam waktu 2 hari?? Dengan hatinya yang tulus…
Seseorang yg mencintai kamu… Tidak tahu apakah ia harus menelponmu ketika kamu marah… Tetapi ia akan mengirimkan pesan setelah beberapa jam… Jika kamu menanyakan : mengapa ia telat menelepon…?? Ia akan berkata : Ketika kamu marah penjelasan dari dirinya semua hanyalah sampah. Tetapi,ketika kamu sudah tenang… Penjelasannya baru akan benar-benar menyejukan hati.
Seseorang yang mencintaimu… Akan selalu menyimpan semua benda yang telah kamu berikan… bahkan kertas kecil bertuliskan ”I LOVE U ” ada di dalam dompetnya…
Seseorang yg mencintaimu… jarang mengatakan kata-kata manis… Tapi kamu tau, ‘kecupannya’ sudah menyalurkan semua……
Seseorang yang mencintai kamu… Akan selalu berusaha membuatmu tersenyum… Dan tertawa walau terkadang caranya membingungkanmu…
Seseorang yang mencintai kamu… Akan membalut hatimu yang pernah terluka dan menjaganya dengan setulus hati… Agar tidak terluka lagi… Dan ia akan memberikanmu yang terbaik walau harus menyakiti hatinya sendiri…
Seseorang yang mencintaimu… Akan rela melepaskanmu pergi bila bersamanya kamu tidak bahagia… Dan ia akan ikut bahagia walau kamu yang dicintainya bahagia bersama orang lain…

Pernahkah kamu mencintai seperti itu ???? maka… Berbahagialah orang yg dicintai oleh dirimu….Seseorang yang mencintai kamu… Tidak bisa memberikan alasan mengapa ia mencintaimu… Dia hanya tau, dimata dia,kamulah satu satunya…

11
Jan
09

masakan hari ni…

masakanku

masakan hari ini…ikan goreng balado campur pete en kentang goreng..mudah2an yg nyoba ni masakan suka suka aza…daaaaaaah

07
Jan
09

Tips 10 cara berobat secara efesien

Oleh Dr. Handrawan Nadesul

Dalam keadaan sekarang ini hidup terasa semakin sulit. Segala hal menjadi mahal. Dulu, jika sakit, tinggal pergi ke dokter. Tapi sekarang ini banyak orang yang tidak bisa selalu menebus obatnya, jika pergi ke dokter.

Sama seperti harga barang lain, harga obat pun ikut-ikutan terbang ke langit. Sementara upaya untuk mengobati diri sendiri pun bukan tanpa bahaya. Jika yang diobati sendiri bukan penyakit ringan, ongkos pengobatannya menjadi lebih besar. Misalnya, jika harus dirawat di rumah sakit. Memang ada kondisi yang bisa diobati sendiri dengan obat warung. Tapi ada saatnya pula kapan harus ke dokter, serta bagaimana bersikap kritis dan rasional dalam penggunaan obat.

Berikut ini ada sepuluh panduan yang mungkin bisa dimanfaatkan agar lebih efisien dalam berobat.

1. Tidak semua keluhan sakit memerlukan obat.

Betul. Bagaimanapun obat menjadi “racun” jika salah alamat dan dipakai secara berlebihan. Sekalipun itu obat warung, pasti ada efek sampingannya. Lebih-lebih jika sering dipakai. Efek sampingan obat sakit kepala terhadap ginjal dan hati, misalnya. Orang Amerika sudah jera, sebab obat sakit kepala (aspirin) dulu diperlakukan masyarakat mirip kacang goreng. Sakit kepala sedikit, langsung minum obat.

Pihak yang konservatif lebih takut menggunakan obat, sehingga tidak sebentar-sebentar minum obat. Betapa ringannya pun obat itu pasti ada efek buruknya bagi tubuh. Mereka yang bergerak di bidang pengobatan alternatif merasa prihatin atas pemakaian bahan kimia obat pada tubuh. Pengobatan homeopathy, mixobition, prana, orthomoleculer medicine, accupressure, maupun akupungtur, sebetulnya hendak menjauhkan tubuh dari imbas bahan kimiawi obat. Jika masih bisa sembuh atau meringankan tanpa obat, sebaiknya tidak memilih obat.

2. Tidak semua obat menyembuhkan penyakit.

Memang, tidak semua obat menyembuhkan penyakit. Jika pemakaian obat yang sama untuk waktu lama tidak mengubah penyakit, mungkin obatnya memang tidak tepat. Dalam keadaan begini, sebaiknya obat segera dihentikan. Prinsip dalam memakai obat memperhitungkan unsur manfaat dan melupakan efek buruknya. Jika masih punya manfaat, efek buruk obat boleh dilupakan. Tapi jika minum obat tidak memberi manfaat, orang cuma memikul efek buruknya. Ini yang harus dicegah.

Banyak pasien kanker juga tidak sudi diberi obat, sebab efek buruk obat kanker dianggap menyengsarakan: rambut rontok, kulit jelek, dan sel darah rusak. Karena manfaatnya cuma memperpanjang hidup dan efek buruknya dirasa menyengsarakan, maka orang tidak memilih obat.

Obat menjadi tidak bermanfaat kalau dokter salah mendiagnosis. Pemakaian obat untuk penyakit baru yang tanpa reaksi kesembuhan harus dicurigai. Dalam hal ini selain salah mendiagnosis, bisa saja dokter salah memberi obat, atau obatnya memang palsu.

Rata-rata obat sudah memberikan reaksi setelah beberapa kali diminum. Obat suntik segera memberikan reaksi. Jika tidak ada reaksi sama sekali, tanyakan pada dokternya. Melanjutkan obat tanpa khasiat, selain merugikan kocek, juga memikul efek buruk obat.

3. Tidak semua obat dalam resep harus diterima.

Benar. Dalam meresepkan obat, dokter berpola pada dua hal. Pertama, memberikan jenis obat untuk meringankan keluhan dan penderitaan pasien. Jenis obat ini sebetulnya perlu tidak perlu. Jika pasien bisa tahan dengan keluhan demam, nyeri, batuk, mual, atau muntahnya, dan dokter memperkirakan tidak akan mengancam jiwa, obat pereda keluhan dan gejala tidak begitu perlu.

Yang lebih perlu tentu obat pokok. Obat ini yang membasmi atau meniadakan sumber penyakitnya. Kalau infeksi, ya, antibiotiknya. Kalau darah tinggi, ya, penyebab darah tingginya. Soal pereda demam, pereda nyeri kepala, pusing, boleh diberi boleh tidak.

Orientasi dokter sering memihak pada permintaan pasien. Kebanyakan pasien mengira keluhan dan gejala yang mereda identik dengan sembuh. Karena itu pasien (dan sering-sering juga dokter) lebih mementingkan obat simptomatik daripada obat untuk meniadakan penyebab penyakitnya. Dengan atau tanpa obat simptomatik, asal pilihan obatnya tepat, sebetulnya penyakit akan sembuh juga.

4. Mutu obat tidak ditentukan oleh harganya.

Bukan sebab harganya tinggi maka obat lebih bermutu. Semua obat generik, yang meniru obat aslinya, jika dibuat dengan standar pembuatan obat yang baik (CPOB), pasti sama manjurnya.

Banyak kali kesembuhan pasien ditentukan pula oleh faktor psikisnya. Rasanya kurang tokcer kalau tidak minum obat mahal. Pasien dari awal sudah tidak percaya pada obat yang berharga rendah. Sugesti begini bisa berpengaruh terhadap proses kesembuhan dan memang bisa tidak sembuh betulan. Efek placebo begini banyak menghantui orang kota. Imbasnya, dokter yang tak mau dianggap kurang bonafid akan selalu memberi resep yang mahal, walaupun ia tahu ada pilihan yang lebih murah. Takut pasien nggak sembuh. Padahal obat sama yang lebih murah mengobati lebih banyak pasien (di pedesaan) yang dari awalnya memang percaya saja.

5. Kebanyakan obat bisa menimbulkan penyakit baru.

Benar. Orang sekarang doyan sekali banyak minum berbagai jenis obat sekaligus. Minum obat jadi kebanggaan. Padahal di negara-negara maju, orang mampu pun semakin membatasi pemakaian obat.

Semakin berderet resep yang diberikan dokter, mungkin saja bisa mencerminkan keragu-raguan dokter. Tapi itu juga bisa untuk menenteramkan hati pasien, yang dianggap dokter punya efek menyembuhkan juga.

Banyak ahli obat mencemaskan kecenderungan dokter sekarang yang menulis resep lebih banyak. Resep yang disebut bersifat polypharmacy menjadikan perut pasien mirip apotek. Semua jenis obat masuk. Hal ini sering tidak rasional.

Pemakaian obat secara berlebihan yang tidak jelas manfaat dan tujuannya, jelas merugikan pihak pasien. Kasus kesalahan pihak dokter dalam memberi obat atau iatrogenic menjadi pembicaraan masyarakat modern. Kini, semakin banyak kasus orang sakit akibat kebanyakan obat yang tidak perlu. Penyakit iatrogenic sedang dicemaskan masyarakat yang sadar akan bahaya obat.

6. Pasien tetap punya hak bertanya.

Kesalahan selama ini sebab pasien tidak memanfaatkan haknya untuk bertanya pada dokter yang memeriksanya. Jangankan bertanya obat yang diberikan, soal apa penyakitnya pun sering pasien belum tahu. Pasien cenderung menerima saja apa yang dikatakan dan diberikan dokter.

Di pihak lain, kondisi yang tersedia pada kebanyakan dokter di negara berkembang kurang cukup waktu bagi dokter untuk menjawab pertanyaan pasien. Dokter berpikir, yang penting sembuh, pasien tak perlu banyak bertanya.

Namun dalam hal obat, pasien perlu bertanya. Kultur pasien di Barat selalu memanfaatkan haknya untuk bertanya. Bahkan bertanya apa saja, sebab memang kewajiban dokter untuk menjelaskan, apa yang dilakukan dokter terhadap diri pasiennya. Termasuk obat apa yang diberikan, bagaimana cara kerjanya, apa efek buruknya, dan seterusnya.

Pasien yang banyak bertanya menguntungkan dirinya dalam banyak hal. Begitu juga dalam hal resep yang dia terima. Mestinya, pasien menanyakan jenis-jenis obat yang diresepkan dokter. Apa gunanya dan apa bahayanya. Apakah boleh dikurangi? Misalnya, obat-obat yang cuma meringankan keluhan dan gejala, apa bisa dicoret dari resep atas kesepakatan dokternya.

7. Apotek tidak berhak menukar obat lain dari yang ditulis dokter.

Ya, acap kali terjadi apotek menukar obat yang tidak sesuai dengan yang dituliskan dokter tanpa sepengetahuan dokter. Motifnya lebih karena alasan ekonomi. Mungkin obat yang diminta dokter memang tidak ada. Agar pasien tidak mencari ke apotek lain, apotek menukarnya sendiri dengan obat yang sama dari pabrik yang lain.

Mungkin juga sebab kenakalan apotek, misalnya sengaja menukarnya dengan obat yang walaupun sama tapi harganya lebih tinggi, atau yang memberi untung lebih besar bagi apotek. Ini berarti merugikan kocek pasien, padahal khasiat kesembuhannya tidak berbeda. Sekali lagi obat yang lebih tinggi harganya tidak berarti selalu lebih manjur.

8. Tidak semua obat harus dihabiskan.

Pasien sering bingung apa obat yang diberikan dokter perlu dihabiskan atau tidak. Juga karena komunikasi pasien – dokter yang buntu, pasien dirugikan sebab memakai obat secara salah. Sebab, tidak semua obat yang diberikan dokter perlu dihabiskan. Obat jenis simptomatik, yaitu untuk meredakan keluhan dan gejala pasti tidak perlu dihabiskan. Hanya diminum kalau keluhan dan gejalanya masih ada atau muncul lagi.

Obat yang masih sisa sebaiknya disimpan baik-baik. Jika tahu indikasinya, obat yang disimpan baik bisa dipakai kembali jika mengalami keluhan yang sama.

9. Tidak setiap kali sakit perlu ke dokter.

Benar. Demi penghematan dan efisiensi, masih arif kalau tidak selalu pergi berobat setiap kali sakit.

Untuk dapat berperan demikian tentu perlu pengetahuan medis dari bacaan dan pergaulan. Jika batuk pilek saja, bisa minum obat sendiri. Begitu juga jika mulas, pening, pusing, atau mual.

Hampir kebanyakan penyakit harian, biasanya akan sembuh sendiri walaupun tidak diobati. Tubuh kita punya mekanisme penyembuhannya yang besar. Intervensi obat yang terlalu cepat atau berlebihan justru mengganggu mekanisme alamiah tubuh.

Obat warung dibutuhkan jika orang sudah merasa terganggu dengan keluhannya. Misalnya, peningnya bikin susah tidur, atau mualnya sampai nggak bisa makan, obat baru diperlukan. Selama bisa tanpa obat, biarkan tubuh menyembuhkannya sendiri.

Jadi, kapan kita harus ke dokter? Yaitu bila keluhan dan gejala yang sama tidak menghilang sampai beberapa hari. Atau keluhan dan gejala yang sama berkembang progresif. Semakin hari keluhan dan gejalanya semakin berat. Ini tanda penyakitnya bertambah parah dan perlu intervensi medis.

Batuk-pilek lebih dari seminggu pun perlu diwaspadai. Siapa tahu sudah radang paru-paru, sinusitis, atau congekan. Mengobati sendiri memang tidak selamanya aman, selain berisiko membiarkan penyakit telanjur bertambah parah. Tapi dengan pengetahuan dan wawasan medis yang semakin banyak, di saat harga obat dan berobat menjadi semakin mahal, upaya pengobatan sendiri menjadi pilihan untuk efisiensi.

10. Banyak upaya untuk pencegahan bisa dilakukan.

Motto lebih baik mencegah daripada mengobati harus diingat kembali. Sebetulnya, banyak upaya bisa dilakukan supaya tidak gampang sakit.

Pertama, kondisi tubuh jangan sampai diperlemah. Dalam kondisi seperti sekarang, stres bisa merusak badan juga. Orang kurang doyan makan, menu menurun mutunya, istirahat terganggu sebab semakin susah tidur, pekerjaan bertambah berat karena harus cari tambahan kiri-kanan. Semua itu memperburuk pertahanan tubuh.

Dalam kondisi pertahanan tubuh yang buruk penyakit mudah menyerang. Selain infeksi, maag, darah tinggi, herpes zoster, sering flu, atau kena virus lain yang kesemuanya lazim menyerang orang dengan kondisi tubuh yang dibiarkan menurun terus. Dalam keadaan seperti sekarang ini, tetaplah hidup teratur.

Dalam musim penghujan perlu membuat tubuh lebih hangat. Pilih menu yang hangat, seperti soto, sop, dan berprotein tinggi. Jauhkan menu dan jajanan yang dingin seperti gado-gado, rujak, asinan, buah dingin, masakan Padang, serta semua yang dihidangkan secara instan, tidak panas, atau dimakan mentah.

Ketika tubuh mulai terasa kurang enak, stop kerja berat, makan makanan yang lebih banyak mengandung protein (daging, ikan, susu, telur), dan beristirahat lebih banyak atau lebih sering. Jika merasa lesu dan mengantuk berarti tubuh memang mengajak kita untuk beristirahat. Isyarat ini jangan dilawan. Kalau memang maunya tidur terus, bawalah tidur dan jangan melakukan aktivitas apa pun, sekali pun menonton TV atau membaca.

Banyak penyakit yang menyerang orang yang tubuhnya sedang lemah. Semua penyakit virus, termasuk demam berdarah (yang kini cenderung menyerang orang dewasa juga, selain anak-anak), cacar air, herpes zoster dan herpes simpleks mulut, flu, dan banyak penyakit perut disebabkan oleh virus dari jajanan dan lingkungan kotor.

Semua ancaman di sekitar kita tidak mungkin kita redam. Yang bisa dilakukan hanya membuat tubuh lebih kuat dengan menu bergizi, cukup beristirahat, dan olahraga untuk melawan semua ancaman itu. Jika tubuh terasa loyo, mungkin diperlukan vitamin C, E, dan mineral lebih banyak, selain buah dan sayur-sayuran. @




Kategori

Kalender

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Klik tertinggi